Deni Ribowo: Perusahaan Jangan Sewenang Wenang Gunakan Aparat Negara

0

Blambangan Umpu.JURNALLAMPUNG.COM – Tewasnya (AN) Warga Bumi Agung yang tertembak oleh oknum anggota Polisi yang PAM di PT AKG mendapat respon dari berbagai pihak salah satunya Wakil Ketua DPD RI, Bustami Zainudin, Anggota DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, Anggota DPRD Way Kanan Sairul Sidiq, dan masih banyak tokoh lainnya.

Sebagaimana yang sampaikan Anggota DPRD Lampung Deni Ribowo Terkait peristiwa pembakaran perusahaan AKG yang disebabkan adanya korban tewas di kabupaten Way Kanan dirinya menyampaikan belasungkawa berduka cita kepada keluarga korban penembakan.

Dirinya juga turut prihatin atas peristiwa tersebut di mana peristiwa yang menurutnya sangat memprihatinkan dan merugikan berbagai pihak untuk itu ia minta seluruh masyarakat agar saling menahan diri baik keluarga masyarakat ataupun masyarakat luar.
“saya harap pihak perusahaan jangan pula terlalu bersenang-wenang jangan pula masyarakat beranggapan bahwa dengan menggunakan alat negara pihak keamanan bisa melakukan hal-hal yang sewenang-wenang dan untuk itu mari semua menahan diri dan serahkan semuanya proses hukum yang ada di negara kita”Jelas Anggota DPRD Lampung Fraksi Demokrat itu melalui Sambungan telponnya.

Lanjutnya kepada Polda Lampung agar segera melakukan proses terhadap dugaan dua anggota yang melakukan tindakan penembakan tersebut.

“segera diperiksa dan proses hukum apakah itu sesuai prosedur atau tidak Dan saya percaya sekali Polda Lampung bisa profesional dalam hal menangani ini sebagai bentuk keadilan juga bagi warga yang menjadi korban, saya jelaskan!!!… kenapa harus menahan diri karena ini kita juga tidak boleh terus-menerus berkecambuk kabupaten Way Kanan harus tetap aman”minta Putra asli Way Kanan itu.

Baca Juga  Seorang ABH Curi Uang dan Puluhan Rokok Diringkus Polsek Blambangan Umpu.

Menurutnya, PT AKG juga untuk harus menahan diri agar masyarakat dapat betul-betul menerima rasa keadilan.

“dan pada semua masyarakat mohon bisa menyerahkan semua proses hukum ini kepada hukum yang ada di negara kesatuan republik Indonesia dan saya percaya ini bisa diselesaikan secara adil karena pihak kepolisian tentu tidak mau lagi melakukan tindakan salah dalam hal penanganan terhadap kasus-kasus seperti sekarang ini saya percaya sekali, polisi lebih profesional terima kasih kepada masyarakat, tokoh masyarakat yang ada di Way Kanan pihak kepolisian Polres Way Kanan yang sudah mengamankan tempat kejadian perkara sehingga gejolak di masyarakat bisa lebih kondusif lagi dan harapannya adalah masyarakat kita tetap kondusif”harapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua MPC Pemuda Pancasila yang Juga Ketua DPC PPP Way Kanan Herman SH, mengenai salah satu oknum polisi Polda Lampung yang menghilangkan nyawa seseorang pelaku tindak kejahatan terhadap perkebunan kelapa sawit (PT. AKG red), menurutnya Negara ini merupakan Negara Hukum yang mana seharusnya setiap tindak kejahatan harus diadili dengan seadil-adilnya.

Baca Juga  Seorang ABH Curi Uang dan Puluhan Rokok Diringkus Polsek Blambangan Umpu.

“kita semua tau kalau negara kita ini negara hukum, mestinya apapun kesalahan yang di lakukan oleh masyarakat mestinya di adili secara hukum, apalagi yang menghilangkan nyawa itu adalah selaku penegak hukum, menurut saya itu semua tidak wajar, dan tidak semestinya dilakukan oleh oknum polisi, karena oknum tersebut tahu persis tentang aturan-aturan hukum di negara Republik Indonesia ini, jangan mentang-mentang seorang polisi selaku penegak hukum, justru semena-mena terhadap hukum jadi tidak pantas apa yang sudah dilakukan oleh oknum polisi tersebut, sedangkan tugas seorang polisi melindungi, mengayomi, melayani masyarakat. Sementara saat ini kita sudah tau mengenai marwah polisi, harapan saya kepada Kapolda dan Kapori agar oknum tersebut diberi hukumanan yang setimpal dengan nyawa yang dihilangkan jika perlu diberhentikan dari kesatuan polri, karena sudah merusak nama baik polri, yang seharusnya setiap tindak pindana harus dikembangkan bukan dimusnahkan pelakunya, jika pelakunya sudah tidak ada apa yang mau dikembangkan sehingga permasalahan hilangnya Sawit Milik PT AKG berhenti disitu saja tidak ada perkembangan”Pungkasnya.(FERDY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *