TANGGAMUS.Jurnallampung.com, – Warga Pekon Muara Dua, Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus mengeluhkan dugaan penyaluran bantuan sosial (bansos) yang tidak tepat sasaran. Sejumlah warga yang dinilai benar-benar membutuhkan mengaku belum pernah tersentuh bantuan seperti BPNT, PKH, dan program bansos lainnya.
Salah satu warga, berinisial H, mengaku hingga kini belum pernah menerima bantuan sosial dalam bentuk apapun.
“Saya belum pernah dapat bantuan sosial sama sekali, padahal kami sangat membutuhkan. Kami tidak ada penghasilan bulanan, hanya mengandalkan hasil tahunan yang tidak menentu, kadang gagal panen. Ini sudah tiga tahun kami gagal panen,” ujar H kepada wartawan, Senin.
H mengatakan, ia harus berjuang menyekolahkan dua anaknya yang masih duduk di bangku SD dan SMP di tengah kondisi ekonomi yang sulit.
“Kadang kami merasa kecewa dengan pendataan. Yang rumahnya bagus, punya kendaraan, mereka dapat bantuan. Sedangkan kami yang serba kekurangan sama sekali tidak dapat,” keluhnya.
Ia juga menyoroti sulitnya komunikasi dengan aparat pekon terkait usulan data penerima bansos.
“Sudah berapa kali menghubungi aparat pekon melalui telepon dan WhatsApp, susah diangkat. Waktu itu pernah saya usulkan untuk dapat bantuan, disuruh bawa KTP dan KK, tapi sampai sekarang tidak dapat,” tambahnya.
Atas kondisi tersebut, warga berharap pemerintah daerah dan pekon melakukan evaluasi dan verifikasi ulang Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar penyaluran bansos lebih tepat sasaran.
“Kami mohon kepada pemerintah agar bantuan BPNT, PKH, dan bansos lainnya bisa direvisi ulang dan diberikan kepada yang benar-benar berhak,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Pekon Muara Dua belum dapat dikonfirmasi terkait mekanisme pendataan dan penyaluran bansos tersebut.
(Taufik)