WAY KANAN.Jurnallampung.com, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Way Kanan baru saja menyelesaikan Pelatihan Mitigasi Bencana Berbasis Kelompok Rentan selama dua hari di Kampung Srinumpi, Kecamatan Bumi Agung.
Program ini dirancang khusus bagi 50 warga yang masuk dalam kategori kelompok rentan, meliputi lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan warga dengan riwayat sakit menahun. Kelompok ini dinilai paling berisiko saat terjadi bencana dan membutuhkan perlakuan khusus dalam evakuasi.
Kepala Pelaksana BPBD Way Kanan, Sufrianto, menjelaskan bahwa fokus utama kegiatan ini bukan sekadar teori, melainkan membekali peserta dengan kemampuan praktis untuk menyelamatkan diri dan keluarga.
“Peserta diberikan materi pengenalan jenis-jenis bencana, kemudian materi terkait kedaruratan dan bagaimana keluarga memahami serta mengenali ancaman bencana yang ada di lingkungan mereka masing-masing,” kata Sufrianto, Selasa (20/10/2026).
Materi yang diberikan meliputi pengenalan potensi ancaman banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung yang rawan terjadi di Bumi Agung, teknik evakuasi mandiri bagi lansia dan disabilitas, serta penyusunan rencana keselamatan keluarga dan penyiapan tas siaga bencana.
Melalui pelatihan ini, BPBD berharap warga kelompok rentan tidak lagi menjadi objek yang menunggu diselamatkan, melainkan menjadi subjek yang mampu melakukan penyelamatan diri pada menit-menit awal sebelum bantuan datang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Way Kanan dalam mewujudkan desa tangguh bencana yang inklusif dan tidak meninggalkan siapapun (no one left behind).
(RED)