Kemanakah Alokasi dana BOS? Begini Kondisi SDN 02 Tanjung Dalom
Bumi Agung jurnallampun.com Way kanan
Sungguh miris keadaan SDN 02 Tanjung Dalom kecamatan bumi agung kabupaten Way kanan provinsi Lampung, dimana seharusnya peserta didik dapat menuntut ilmu dengan baik dan nyaman namun kenyataanya fasilitas dan anggaran yang sudah diglontorkan pemerintah pusat melalui kementerian pendidikan dalam bentuk Bantuan Operasional Sekolah (BOS ) tidak digunakan dengan baik.
Dari pantauan media yang tergabung dengan organisasi Persatuan Wartawan Republik Indonesia ( PWRI ) kan Way kanan
Senin 30 Januari 2023,kondisi SD N 02 Tanjung Dalom sangat memprihatinkan dimana kondisi ruang belajar yang terlihat kumuh serta terdapat genting bekas rehab gedung sekolah dijadikan satu ruangan dengan siswa belajar.
MCK sekolah tidak berfungsi setahun lebih,air tidak ada,tidak adanya saluran listrik.sehingga proses belajar mengajar di sekolah tersebut terkendala..
Saat dikonfirmasi,Sri Utami Spd selaku kepala UPT SD N 02 Tanjung Dalom menyampaikan saat ini masih dalam tahap pembenahan dikarenakan ia baru menjabat di sekolah tersebut kurang lebih satu tahun.
“Saya Alon alon pak membanahi sekolah ini, mudah-mudahan tahun depan dapat di anggarkan.tahun 2022 kemaren saya membeli kursi,ngecat nambal yang bolong-bolong”jelasnya.
Yurniawan selalu wakil ketua PWRI Kab Way kanan sangat menyayangkan mengetahui kondisi SD N 02 Tanjung Dalom yang terkesan kumuh dan tidak terawat sehingga siswa siswi belajar terlihat kurang nyaman. Dan MCK tidak berfungsi sama sekali.
“Saya sangat menyayangkan melihat kondisi sekolah dasar negeri 02 Tanjung Dalom,dimana terdapat genteng bekas rehab sekolah satu ruangan dengan siswa belajar,MCK tidak berfungsi setahun lebih dan bangunan yang rusak.saya menduga terdapat penyimpangan penggunaan anggaran dana Bos. Sementara anggaran perawatan sarana dan prasarana sekolah terpantau cukup besar.”Ungkapnya
“Saya berharap pihak-pihak terkait untuk dapat menindak lajuti sekolah tersebut berdasarkan dari pantauan awak media yang tergabung dengan organisasi PWRI.”Tegasnya (Yurniawan)