Foto : Ilustrasi
WAY KANAN, Jurnallampung.com – Kasus pencurian sepeda motor milik Yasir, warga Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, mendapat titik terang setelah rekaman CCTV mengungkap identitas terduga pelaku. Namun, penanganan kasus ini mengambil jalur musyawarah kekeluargaan setelah warga setempat memutuskan untuk tidak menyerahkan pelaku kepada pihak kepolisian.
Berdasarkan pantauan CCTV, terduga pelaku diketahui berinisial RPL dan merupakan warga Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu. Awalnya, rencana pengamanan menuju Polsek Umpu Semenguk telah disiapkan. Namun, situasi berubah ketika masyarakat mempertimbangkan kondisi pribadi pelaku.
Tegor, warga Blambangan Umpu yang terlibat dalam proses penyelesaian masalah ini, menjelaskan bahwa keputusan untuk tidak membawa pelaku ke kantor polisi didasarkan pada rasa kasihan melihat pelaku tinggal dengan anaknya yang masih kecil sementara istrinya kerja sebagai TKW serta komitmen dari tersangka itu sendiri yang berjanji akan mengembalikan sepeda motor yang dicuri.
“Pelaku tidak jadi kami bawa ke Polsek karena pertimbangan warga yang merasa kasihan melihat kondisinya yang tinggal dengan anaknya yang masih kecil sementara istrinya bekerja sebagai TKW. Selain itu, pelaku sudah berjanji secara tegas akan mengembalikan sepeda motor Pak Yasir yang dicuri,” ujar Tegor.
Atas dasar janji tersebut, para pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah ini secara damai dengan prioritas utama adalah kembalinya barang bukti kepada korban. Warga berharap pelaku dapat menepati janjinya dan tidak mengulangi perbuatannya di masa mendatang.
Meskipun diselesaikan secara kekeluargaan, insiden ini kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan. Warga Blambangan Umpu tetap menghimbau agar pihak kepolisian meningkatkan intensitas patroli guna mengantisipasi maraknya aksi pencurian yang terjadi akhir-akhir ini, sekaligus memberikan efek jera bagi oknum lain yang berniat serupa.
Sementara itu, Polres Way Kanan maupun Polsek Umpu Semenguk belum memberikan tanggapan resmi terkait penyelesaian kasus ini di luar jalur hukum formal. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan memastikan keamanan kendaraan di lingkungan masing-masing.
(Red)