WAY KANAN. Jurnallampung.com, – Jalan Nasional Lintas Tengah Sumatera di Kampung Sangkaran Bhakti, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan kembali memakan korban. Jalan berlubang sedalam ±5 cm menyebabkan 2 mobil minibus dan 1 sepeda motor rusak dalam sepekan terakhir.
Titik lubang berada tak jauh dari kediaman kepala kampung dan termasuk jalur cepat lintas provinsi. Tidak ada rambu peringatan atau marka jalan yang dipasang di lokasi.
Korban: Ban Pecah & Motor Jatuh
Warga menyebut dua minibus pecah ban depan-belakang setelah masuk lubang yang sama. Sebelumnya, satu sepeda motor juga terjatuh karena ban depan masuk lubang.
“Lubangnya pas di jalur cepat, dalam sekitar 5 cm. Seminggu ini 2 mobil minibus ban-nya pecah, motor juga jatuh. Kalau malam gelap gulita, bahaya banget,” kata warga setempat, Rabu (4/6/2026).
Tuntutan ke BPJN
Karena statusnya Jalan Nasional, warga meminta Balai Pelaksana Jalan Nasional/BPJN Lampung segera melakukan tambal sulam darurat. Mereka juga minta dipasang lampu kejut atau rambu sementara.
“Ini Jalan Nasional Lintas Tengah, dilewati truk, bus, mobil pribadi tiap menit. Kami cuma minta ditambal dan dikasih rambu. Jangan tunggu ada korban jiwa baru diperbaiki,” ujar warga.
Hingga rilis ini diturunkan, redaksi telah berupaya konfirmasi ke Kepala Kampung Sangkaran Bhakti, BPJN Lampung, dan Kasatlantas Polres Way Kanan. Belum ada respons.
Jurnallampung.com membuka ruang hak jawab seluas-luasnya kepada BPJN Lampung dan pihak terkait.
(JL 1)