WAY KANAN.Jurnallampung.com, – Pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan PLN memperkuat sinergi untuk mendongkrak produktivitas pertanian di Kabupaten Way Kanan melalui program pompanisasi atau irigasi pompa berbasis listrik.
Program ini menjadi solusi strategis untuk menjamin kecukupan air bagi lahan pertanian, terutama pada musim kemarau, sekaligus menekan biaya operasional petani.
Saat ini, terdapat 200 unit pompa irigasi yang tersebar di Kabupaten Way Kanan dan 85 unit di antaranya sudah beralih dari BBM ke listrik. Pompa listrik dinilai jauh lebih efektif, efisien, dan hemat biaya operasional hingga 60% dibanding pompa berbahan bakar solar.
Melihat efektivitas tersebut, Kementerian Pertanian berencana melipatgandakan jumlah pompa irigasi di Way Kanan hingga mencapai 400 unit guna mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional.
Menanggapi rencana besar tersebut, PLN UP3 Kotabumi menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal infrastruktur kelistrikan.
Manajer PLN UP3 Kotabumi, Eki Putra, menegaskan pihaknya akan segera melakukan pemetaan kebutuhan daya dan evaluasi kesiapan jaringan.
“Kami siap berkoordinasi penuh untuk mengidentifikasi kebutuhan daya dan mengevaluasi kesiapan jaringan di seluruh titik. Ini adalah komitmen PLN untuk mendukung produktivitas petani dan ketahanan pangan nasional. Pompa listrik lebih hemat, lebih andal, dan petani tidak perlu lagi antre solar,” ujar Eki Putra.
Dengan penambahan hingga 400 unit pompa listrik, diharapkan indeks pertanaman di Way Kanan dapat meningkat dari 2 kali menjadi 3 kali tanam dalam setahun, sehingga kesejahteraan petani semakin meningkat.
(RED)