WAY KANAN, Jurnallampung.com – Suasana meriah menyelimuti Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, saat keluarga Bapak Mohamad Zainudin dan Ibu Sevtia Margareta menggelar acara khitanan dan Walimatul aqiqah putra sulung mereka, M. Marcel Pratama, pada Hari Sabtu 13 Juni 2026

Acara syukuran yang digelar di kediaman Ibu Susmadewi ( Oma Nya Marcel ) tersebut dihadiri sanak saudara, tetangga, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai wilayah di Blambangan Umpu.

Untuk memeriahkan acara, keluarga menghadirkan kesenian tradisional Kuda Lumping “Agung Laras” pimpinan Bapak Ismoyo yang akrab disapa “Punuk”. Atraksi barong, pecut, dan tari kuda lumping yang energik berhasil menghibur para tamu undangan dari anak-anak hingga orang tua.
“Keluarga kami sangat bersyukur. Acara khitanan ananda Marcel berjalan lancar dan penuh kebahagiaan. Kehadiran Kuda Lumping Agung Laras pimpinan Pak Ismoyo Punuk membuat suasana jadi lebih meriah dan menghibur semua tamu,” ujar Sevtia Margareta, ibunda M. Marcel Pratama.
Sevtia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Gunung Sangkaran dan para tamu undangan yang telah hadir, mendoakan, serta ikut menyukseskan acara khitanan putra sulungnya.
“Kami mohon doa restu agar Marcel tumbuh menjadi anak yang saleh, berbakti kepada orang tua, bangsa, dan negara,” tambahnya.
Tradisi khitanan dan walimatul aqiqah yang dirangkai dengan kesenian Kuda Lumping ini menjadi wujud syukur sekaligus upaya melestarikan seni dan budaya di Bumi Lampung. Sorak sorai penonton dan dentuman kendang mengiringi setiap atraksi, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Keluarga berharap momen khitanan Marcel menjadi awal yang baik untuk masa depan ananda.
( Ardian )