WAY KANAN, Jurnallampung.com – Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Lapangan Buay Pemuka, Kantor Pemkab Way Kanan, pada Senin (17/8/2026). Ribuan peserta upacara berkumpul untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kehadirannya memimpin langsung prosesi kenegaraan ini menandai komitmen kuat pemerintah daerah dalam menerjemahkan semangat kemerdekaan menjadi aksi nyata pembangunan. Upacara dihadiri oleh seluruh unsur Forkopimda, TNI-Polri, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelajar dari tingkat SMP hingga perguruan tinggi, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta elemen masyarakat lainnya.

Paskibraka Generasi Muda Penjaga Nilai Kebangsaan
Momen pengibaran Sang Merah Putih berlangsung tertib dan penuh penghormatan. Sebanyak 33 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Way Kanan Tahun 2026 tampil prima menjalankan tugas suci mereka. Sebelumnya, Bupati Ayu telah secara resmi mengukuhkan pasukan ini pada Jumat (14/8/2026) di Gedung Pusiban.
Kehadiran Paskibraka bukan sekadar pelengkap protokol, melainkan simbol estafet perjuangan. Keterlibatan generasi muda dalam prosesi ini mencerminkan upaya serius dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini, memastikan bahwa api patriotisme tetap menyala di hati para penerus bangsa.
Seni Budaya sebagai Wajah Keberagaman
Perayaan HUT RI ke-81 di Way Kanan tidak hanya terbatas pada seremonial formal. Rangkaian acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni dan budaya yang memukau. Penampilan ini menegaskan bahwa kemerdekaan adalah ruang untuk merayakan keberagaman dan menumbuhkan kecintaan terhadap kearifan lokal. Seni budaya menjadi jembatan yang memperkuat identitas bangsa di tengah arus globalisasi.
Bupati: Kemerdekaan Adalah Kerja Nyata
Usai upacara, Bupati Ayu Asalasiyah memberikan keterangan pers di hadapan awak media. Ia menekankan bahwa peringatan kemerdekaan harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan.
“Sesuai dengan slogan tahun ini, kita berharap semoga Indonesia menjadi negara yang berdaulat, adil, dan makmur. Mudah-mudahan kita bisa bersama-sama memaknai kemerdekaan Republik Indonesia ini,” ujar Bupati Ayu.
Ia kemudian menguraikan tiga pilar makna kedaulatan bangsa yang harus diwujudkan:
- Menjaga Keutuhan dan Kemandirian: Melindungi negara dari berbagai pengaruh luar yang dapat melemahkan sendi-sendi kebangsaan.
- Keadilan Sosial: Mewujudkan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan yang dirasakan secara nyata oleh seluruh rakyat di pelosok negeri, tanpa terkecuali.
- Semangat Gotong Royong: Memperkuat kepedulian antar sesama dan terus berkarya nyata untuk kemajuan bangsa.
“Peringatan HUT ke-81 RI diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat persatuan, meningkatkan semangat gotong royong, serta mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata bagi pembangunan daerah,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan puncak perayaan HUT RI ke-81 di Kabupaten Way Kanan akan ditutup dengan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 17.00 WIB hari ini di Lapangan KORPRI Pemkab Way Kanan.
(Red)