Foto : ilustrasi
Way Kanan.Jurnallampung.com – Seorang guru SD berinisial Ibu Dewi diduga menjadi korban pembegalan di wilayah Gedong Batin, tepatnya di area Jembatan Kiliran. Informasi ini pertama kali beredar melalui unggahan media sosial Facebook atas nama akun Ariss Nata, Rabu 15 juli 2026.

Dalam postingannya, akun tersebut menulis: “Terjadi lagi pembegalan, ibuk Dewi guru SD beratayuda barusan ini di gedong batin, jembatan kiliran”. Unggahan itu langsung mendapat respons dari warganet dengan komentar yang menyayangkan maraknya aksi kejahatan jalanan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian Sektor Gedong Batin maupun Polres terkait kronologi, kondisi korban, dan barang apa saja yang hilang.
Imbauan Keamanan
Warga sekitar Jembatan Kiliran dan pengguna jalan di wilayah Gedong Batin diimbau untuk lebih waspada, terutama saat melintas di jam-jam rawan. Guru, pelajar, dan pekerja yang sering melintas di jalur tersebut diminta tidak bepergian sendirian di malam hari.
Tanggapan yang Dibutuhkan
Kami berharap pihak kepolisian segera melakukan:
- Patroli intensif di titik-titik rawan seperti Jembatan Kiliran.
- Pemasangan penerangan jalan untuk meminimalisir aksi kejahatan.
- Klarifikasi resmi terkait kebenaran peristiwa dan kondisi terkini korban.
Redaksi http://Jurnallampung.com akan terus memantau perkembangan kasus ini dan berupaya mengkonfirmasi langsung ke pihak berwenang serta keluarga korban.
Bagi masyarakat yang memiliki informasi atau menjadi saksi kejadian, dapat segera melapor ke Polsek terdekat atau melalui call center 110.
(RED)