LAMPUNG SELATAN, Jurnallampung.com – Gunung Anak Krakatau kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya pada Sabtu (5/9/2026). Berdasarkan informasi Volcanic Ash Advisory (VAAC) dari Darwin, gunung api yang berada di Selat Sunda tersebut mengalami erupsi dengan ketinggian kolom abu mencapai level FL480 atau sekitar ±14,6 km di atas permukaan laut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan melalui rilis resminya mengonfirmasi bahwa sebaran abu vulkanik saat ini bergerak mengikuti pola angin lapisan atmosfer atas ke arah Barat (W), dengan estimasi pergerakan menuju barat hingga barat daya dalam 6–18 jam ke depan.
Imbauan bagi Masyarakat Pesisir
Meski terdengar mengkhawatirkan, BPBD Lampung Selatan menegaskan bahwa masyarakat pesisir Banten dan Lampung diminta untuk tetap tenang dan tidak panik. Saat ini, sebagian besar sebaran abu vulkanik masih berada di lapisan atmosfer tinggi sehingga dampak langsung di permukaan tanah relatif minim dan terus dipantau ketat oleh instansi terkait.
Namun, bagi warga yang berada di sekitar wilayah Selat Sunda dan daerah yang berpotensi terkena hujan abu, dihimbau untuk melakukan langkah-langkah preventif berikut:
- Menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan jika terjadi hujan abu.
- Menutup rapat sumber air bersih dan tempat penampungan air agar tidak terkontaminasi.
- Mengurangi aktivitas luar ruangan jika kualitas udara mulai memburuk.
Antisipasi Dampak Penerbangan dan Larangan Hoaks
Aktivitas erupsi dengan ketinggian kolom abu hingga 14,6 km (sekitar 48.000 kaki) berpotensi mempengaruhi jalur penerbangan yang melintasi wilayah Selat Sunda dan sekitarnya. Otoritas penerbangan sipil dan maskapai telah melakukan penyesuaian rute penerbangan sesuai prosedur keselamatan yang berlaku. Nelayan, operator kapal, dan pelaku wisata di sekitar GAK juga diminta selalu mengikuti informasi resmi dari PVMBG, BMKG, Syahbandar, dan BPBD setempat.
Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terutama terkait isu tsunami atau bahaya lain yang tidak berasal dari sumber resmi. Rekomendasi resmi saat ini tetap mengharuskan masyarakat menjauhi kawasan sekitar Gunung Anak Krakatau sesuai zona bahaya yang ditetapkan PVMBG.
Layanan Darurat 24 Jam
Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, posko siaga telah disiagakan penuh. Masyarakat dapat menghubungi Call Center Darurat BPBD Lampung Selatan di nomor 0823-5892-4600 atau 177 untuk mendapatkan informasi terkini atau melaporkan kondisi darurat.
“Waspada, Siaga, Tanggap. Bersama Kita Aman,” pungkas BPBD Lampung Selatan dalam rilisnya.
(Red)