WAY KANAN, Jurnallampung.com – Pemerintah Kabupaten Way Kanan secara resmi menyambut kunjungan Kerja Lapangan (KKL) Dikreg LXVIII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Ruang Kerja Bupati, pada Senin (31/8/2026). Kedatangan 14 Perwira Siswa beserta satu pembimbing ini disambut langsung oleh Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., bersama jajaran Kepala Dinas terkait serta Dandim 0427/Way Kanan.
Penunjukan Way Kanan sebagai salah satu dari lima wilayah prioritas KKL di Lampung merupakan bentuk kepercayaan tinggi terhadap potensi daerah. Momen ini dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat sinergi pertahanan negara dan pengelolaan lingkungan hidup. Selama pelaksanaan KKL, tim Seskoad akan berfokus pada pengumpulan data lapangan yang komprehensif, mencakup pemetaan wilayah pertahanan, pembinaan satuan kewilayahan, hingga riset mendalam mengenai mitigasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Data Strategis untuk Kebijakan Berbasis Bukti
Informasi dan analisis yang dihimpun oleh para perwira siswa nantinya tidak hanya menjadi bahan kajian akademis, tetapi juga akan menjadi pijakan strategis bagi Pemkab Way Kanan dan Kodim 0427/WK. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi konkret dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat, serta mengantisipasi potensi bencana alam yang kerap mengancam di musim kemarau.
Bupati Ayu Asalasiyah menyampaikan apresiasi penuh atas penunjukan Way Kanan sebagai lokasi KKL. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan militer tertinggi dengan pemerintah daerah adalah kunci keberhasilan pembangunan berkelanjutan.
“Kami berharap hasil kajian KKL Seskoad ini dapat memberikan gambaran faktual dan solusi inovatif. Masukan dari para perwira terbaik TNI AD akan sangat berharga untuk meningkatkan efektivitas kebijakan kami di masa mendatang, khususnya dalam menghadapi tantangan keamanan dan lingkungan,” ujar Bupati Ayu.
Kegiatan KKL ini juga menjadi wujud nyata implementasi konsep pertahanan semesta, di mana kekuatan TNI dan potensi daerah bersinergi untuk menciptakan Way Kanan yang aman, lestari, dan sejahtera.
(Red)