WAY KANAN, Jurnallampung.com – Di tengah teriknya matahari dan kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Way Kanan, sosok-sosok berjingga tetap tegar berdiri di garis depan. Dokumentasi terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Way Kanan menangkap momen istirahat sejenak para petugas pemadam kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di pinggir jalan, menunjukkan bahwa semangat mereka tak pernah padam meski fisik terasa lelah.
Foto yang viral di media sosial tersebut menampilkan beberapa personel BPBD duduk bersandar pada bodi mobil pemadam kebakaran merah. Salah satu petugas tampak tersenyum lebar sembari memberikan isyarat jempol ke arah kamera, melambangkan optimisme dan ketangguhan mental dalam menghadapi tantangan musim kemarau tahun ini. Di latar belakang, rekan-rekan lainnya terlihat berdiskusi atau mengecek perangkat komunikasi, siap siaga menerima laporan titik api baru kapan saja.
Ketangguhan Mental di Garis Depan
Momen sederhana ini menjadi pengingat nyata bagi masyarakat bahwa penanganan Karhutla bukan hanya soal alat berat dan air, tetapi juga tentang dedikasi manusia-manusia tangguh yang rela berkorban waktu dan tenaga. Seringkali, mereka harus berpindah-pindah lokasi, makan di jalan, dan tidur seadanya demi memastikan api tidak merambat ke pemukiman warga atau lahan pertanian.
“Senyum para pejuang karhutla… tetap semangat,” tulis caption resmi akun BPBD Way Kanan yang mengiringi foto tersebut. Pesan singkat itu mewakili jiwa korps penanggulangan bencana yang selalu hadir dengan wajah ramah dan hati yang kuat, meskipun tugas di lapangan sangat berat.
Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat
Dalam foto tersebut juga terlihat kehadiran personel TNI di latar belakang, menegaskan bahwa penanganan Karhutla di Way Kanan dilakukan secara kolaboratif. Sinergi antara BPBD, TNI, Polri, Damkar, dan relawan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengendalian titik panas di tujuh kecamatan yang saat ini berstatus siaga.
Pemerintah Kabupaten Way Kanan melalui BPBD terus mengapresiasi kerja keras seluruh elemen yang terlibat. Masyarakat dihimbau untuk mendukung perjuangan para “pahlawan berjingga” ini dengan tidak membakar lahan, melaporkan dini jika melihat asap, serta menjaga kesehatan diri sendiri agar tidak membebani tim medis dan petugas darurat.
Semangat juang yang tertangkap dalam lensa kamera ini semoga menjadi inspirasi bagi kita semua. Bahwa sebesar apa pun tantangan alam yang dihadapi, dengan kegigihan dan kebersamaan, Way Kanan pasti bisa melewatinya dengan selamat.
(Red)