𝙒𝙖𝙮𝙠𝙖𝙣𝙖𝙣. 𝙅𝙪𝙧𝙣𝙖𝙡𝙡𝙖𝙢𝙥𝙪𝙣𝙜. 𝘾𝙤𝙢, – Kementrian Keuangan pada tahun 2022 telah menyalurkan dana bagi hasil cukai tembakau kepada seluruh kabupaten kota se Indonesia, tidak terkecuali kabupaten waykanan mendapatkan kucuran dana bagi hasil cukai tembakau dari kementrian Keuangan sebesar 118.464.000.
adapun kegunaan dana bagi hasil tersebut adalah untuk pengembangan tanaman tembakau yang ada di kabupaten waykanan.
Namun hasil investigasi media ini di lapangan, dana tersebut tidak jelas realisasinya, hal ini di ungkapkan oleh Irwan Ketua asosiasi petani tembakau way kanan saat di mintai keterangan oleh awak media ini mengatakan bahwa mereka para petani tidak pernah mendapatkan dana bantuan apapun dari dinas perkebunan waykanan
“Saya sebagai ketua asosiasi petani tembakau way kanan tidak pernah menerima atau mendapatkan bantuan apapun dari dinas perkebunan way kanan hanya para anggota petani tembakau pernah di kumpulkan berjumlah sekitar 20 orang dan di beri penyuluhan dan uang Rp200. 000 per anggota” terangnya.
Rofiqi, kepala dinas perkebunan waykanan di temui di ruang kerjannya untuk di mintai keterangan terkait dana bagi hasil cukai tembakau ini mengatakan bahwa sudah mendapatkan laporan semua itu sudah di laksanakan sesuai juklak dan juknis yang ada.
“Ada laporan nya tapi Saya lupa di mana Narok nya dan sudah di laksanakan semua sesuai dengan petunjuk yang Ada, tapi saat itu kepala dinas nya bukan saya untuk lebih jelas nya coba tanya PPTK nya yaitu pak Riduwan” jelas rofiqi sambil menelfon Riduwan meminta untuk ke ruangan nya
Riduwan PPTK yang menangani dan yang bertanggung jawab dalam pengelolaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau yang datang ke ruangan kepala dinas perkebunan menjelaskan bahwa dana bagi hasil cukai tembakau itu kami menerima 50% saja sisanya 10% untuk bagian hukum dan 40% ke dinas kesehatan, dan untuk kami semua kegiatan sudah kami laksanakan dan ada bukti foto-foto saat kami melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada petani tembakau
“Kegiatan sudah kami laksanakan dalam bentuk non fisik yaitu melakukan pembinaan kepada petani tembakau dan semua dokumentasi nya ada saat kami melakukan pembinaan tersebut” jelasnya. (𝙏𝙚𝙖𝙢 𝙍𝙚𝙙)