PESAWARAN, LAMPUNG. Jurnallampung.com, – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Perempuan Indonesia Raya (PIRA), organisasi sayap perempuan Partai Gerindra menggelar aksi peduli lingkungan dengan menanam pohon dan menebar bibit ikan.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian yang ingin terus ditumbuhkan PIRA, sekaligus upaya mendekatkan organisasi dengan masyarakat melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Kegiatan dilaksanakan di sejumlah lokasi di Kabupaten Pesawaran, di antaranya Desa Way Harong, Kecamatan Way Lima, serta kawasan Sungai Bronjong, Kecamatan Gedung Tataan, Lampung.
Tanam Pohon di Desa Way Harong
Di Desa Way Harong, Kecamatan Way Lima, para kader PIRA melakukan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat dan berbagai elemen organisasi.
Pohon-pohon yang ditanam diharapkan dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, penanaman pohon menjadi langkah sederhana untuk menumbuhkan kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga alam demi generasi mendatang.
Tebar Bibit Ikan di Sungai Bronjong
Kepedulian terhadap lingkungan berlanjut di kawasan Sungai Bronjong, Kecamatan Gedung Tataan. Di lokasi tersebut, para kader melakukan penebaran bibit ikan sebagai bentuk perhatian terhadap keberlangsungan ekosistem perairan.
Kegiatan ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga sumber daya alam agar tetap memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui aksi tersebut, PIRA berupaya menjadikan peringatan hari jadinya sebagai kesempatan untuk bergerak bersama dan menghadirkan kontribusi yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Ketua PIRA Provinsi Lampung, Elly Wahyuni, berharap organisasi yang dipimpinnya dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang semakin luas.
“Harapan kami, semoga PIRA bisa semakin memberi manfaat kepada masyarakat, lebih dekat dengan masyarakat, dan bisa membantu pemerintah dalam membentuk generasi bangsa ke depan yang lebih berkualitas,” ujarnya.
( Nuni )