WAY KANAN, Jurnallampung.com – Menyikapi sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang mulai berdampak hingga ke wilayah daratan, Pemerintah Kabupaten Way Kanan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) secara resmi mengeluarkan himbauan waspada kepada seluruh masyarakat. Himbauan yang ditandatangani langsung oleh Bupati Way Kanan Ayu Asalasiya, S.Ked., dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Way Kanan, Bpk. Sufriyanto, S.A.N., menekankan pentingnya kewaspadaan dini demi menjaga kesehatan warga.
Poster himbauan yang dirilis hari ini menampilkan sosok Bupati dan Kalaksa BPBD sebagai simbol komitmen pemerintah dalam melindungi masyarakat dari potensi bahaya bencana. Latar belakang gambar Gunung Anak Krakatau yang mengeluarkan kolom abu menjadi pengingat visual akan urgensi situasi saat ini.
Dua Langkah Preventif Utama
BPBD Way Kanan menginstruksikan dua langkah sederhana namun krusial yang wajib dilakukan setiap warga:
- Wajib Memakai Masker: Seluruh masyarakat dihimbau untuk selalu menggunakan masker apabila melakukan aktivitas di luar rumah. Langkah ini bertujuan mencegah partikel abu vulkanik masuk ke saluran pernapasan yang dapat memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan iritasi.
- Jaga Kesehatan: Masyarakat diminta untuk senantiasa memantau kondisi kesehatan diri dan keluarga. Konsumsi air putih yang cukup, istirahat yang memadai, serta segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gangguan pernapasan atau iritasi mata akibat paparan abu.
Slogan “Jaga Diri, Jaga Keluarga, Jaga Way Kanan”
Himbauan ini ditutup dengan slogan yang menggugah kesadaran kolektif: “Jaga Diri, Jaga Keluarga, Jaga Way Kanan”. Pesan ini menegaskan bahwa keselamatan bencana dimulai dari tanggung jawab individu terhadap dirinya sendiri dan lingkungannya terdekat. Dengan tagline “Bersama Kita Siap Menghadapi Bencana”, Pemkab Way Kanan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang, waspada, dan saling mengingatkan.
Kepala Pelaksana BPBD Way Kanan, Sufriyanto, menambahkan bahwa tim siaga telah disiagakan penuh untuk memantau perkembangan kualitas udara dan memberikan bantuan jika diperlukan. “Kami mengimbau warga untuk tidak panik, tetapi tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan. Gunakan masker, kurangi aktivitas luar ruangan yang tidak perlu, dan pantau informasi resmi dari BPBD,” ujarnya.
Masyarakat Way Kanan diharapkan dapat menjadikan himbauan ini sebagai pedoman harian selama status waspada abu vulkanik masih berlaku. Keselamatan bersama adalah tanggung jawab kita semua.
(Red)