WAY KANAN. Jurnallampung.com, — Bunda PAUD Kabupaten Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., secara resmi membuka kegiatan Gebyar PAUD Tingkat Kabupaten Way Kanan Tahun 2026, Rabu (30/9/2026). Ajang bergengsi bagi anak usia dini dan tenaga pendidik ini digelar sebagai upaya strategis meningkatkan mutu layanan PAUD sekaligus ruang ekspresi menuju visi Indonesia Emas 2045.

Acara pembukaan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Instansi Vertikal, Kepala OPD, Ketua Darma Wanita Persatuan (DWP), Ketua Pokja Bunda PAUD, Ketua TP-PKK, serta perwakilan organisasi profesi pendidik seperti HIMPAUDI, IGTKI, IGRA, dan PP-PAUD se-Kabupaten Way Kanan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Way Kanan, Kiki Kristianto, dalam laporan penyelenggaraan menyebutkan bahwa Gebyar PAUD tahun ini diikuti oleh ratusan peserta yang mewakili 15 kecamatan. Rincian peserta meliputi 255 siswa PAUD, 105 pendidik dan tenaga kependidikan, serta 90 guru pendamping.
Berbagai cabang perlombaan dirancang untuk menggali potensi, kreativitas, dan kemandirian peserta. Rangkaian lomba meliputi fashion show berbahan daur ulang bernuansa Merah Putih, Tari Kreasi Wonderland Nusantara, estafet kemandirian (memasang kaos kaki dan sepatu), pidato pendek, lempar ring toss, hingga Senam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Tak hanya itu, ajang ini juga menyajikan lomba melukis kain polos dengan cat akrilik, praktik pembelajaran mendalam berbasis STEAM beserta eksperimennya, serta penguatan literasi melalui lomba mendongeng dengan tema pencegahan kekerasan pada anak dan antisipasi bencana.
Dalam sambutannya, Bunda PAUD Way Kanan, Ayu Asalasiyah, memberikan apresiasi tinggi kepada anak-anak yang tampil percaya diri tanpa didampingi orang tua. Hal ini dinilai sebagai cerminan nyata kemandirian generasi masa depan.
“Saya yakin generasi ini adalah Generasi Emas yang Unggul, Kreatif, dan Inovatif di masa depan. Di balik kemandirian dan kesuksesan anak-anak, ada sosok guru dan orang tua yang mengambil peran penting dalam membentuk karakter mereka menjadi insan yang hebat dan berakhlak mulia,” tegas Ayu.
Lebih lanjut, Ayu menekankan pentingnya kolaborasi erat antara guru dan orang tua sebagai penentu keberhasilan anak. Secara khusus, ia mengimbau setiap satuan pendidikan PAUD untuk membudayakan kebiasaan gemar membaca sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai.
“Meskipun anak-anak PAUD belum sepenuhnya lancar membaca, meluangkan waktu 5 hingga 10 menit untuk membiasakan mereka membuka buku bacaan yang sesuai usia akan menumbuhkan kecintaan terhadap literasi sejak dini,” tambahnya.
Acara pembukaan yang penuh semarak ini kemudian ditandai dengan pemukulan gong dan pengucapan bismillahirrahmanirrahim oleh Bunda PAUD Way Kanan, yang disambut antusias oleh seluruh peserta dan tamu undangan.
( RED )