Baradatu. Jurnallampung.com, – Banjir yang melanda Kampung Tiuh Balak Pasar, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, menyebabkan kerusakan pada arsip ijazah di MA Mathla’ul Anwar.
Banjir diduga terjadi karena sistem drainase yang tidak berfungsi akibat tersumbat sampah, sehingga air meluap dan merendam sejumlah area pemukiman dan fasilitas umum.

Air yang merendam ruang penyimpanan madrasah membuat sejumlah dokumen ijazah basah dan banyak yang rusak. Kerusakan ini berpotensi mengganggu proses administrasi siswa, alumni, dan keperluan lanjutan ke jenjang pendidikan berikutnya.
Pihak madrasah saat ini tengah melakukan pendataan dokumen yang terdampak dan upaya penyelamatan arsip yang masih bisa diselamatkan.
Kepala MA Mathla’ul Anwar dan dewan guru mengimbau alumni yang membutuhkan legalisasi atau salinan ijazah untuk menghubungi pihak madrasah terlebih dahulu, guna memastikan kondisi dokumen masing-masing.
Masyarakat dan pihak terkait diharapkan dapat membantu proses pemulihan, mengingat dokumen pendidikan merupakan arsip penting yang menyangkut masa depan peserta didik.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah pasti dokumen yang rusak. Pihak madrasah berencana berkoordinasi dengan Kandepag dan instansi terkait untuk langkah penanganan lebih lanjut sekaligus evaluasi sistem drainase di wilayah tersebut.
( JL 1 )