Way Kanan. Jurnallampung.com,-Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menegaskan informasi terkait penggerebekan pelaku penembakan anggota Polda Lampung, Bripka Anumerta Arya Supena, yang viral beredar belum dapat dipastikan kebenarannya.
Namun, Kapolda juga tak membantah secara tegas jika video yang beredar tidak berkaitan dengan kasus pelaku penembakan Bripka Anumerta Arya Supena.
Helfi menyampaikan, hingga saat ini tim gabungan masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
Serta mendalami seluruh informasi yang beredar di masyarakat.
“Sedang berlangsung pengejaran. Nanti kita press release resmi, kita ungkapkan semua,” kata Helfi Assegaf saat diwawancarai di Mapolda Lampung, Selasa (12/5/26)
Terkait kabar pelaku telah ditangkap di wilayah Jabung, Lampung Timur, Kapolda meminta publik menunggu hasil resmi penyidikan.
“Ini masih proses penyidikan ya, lagi proses penyidikan. Nanti setelah ada kepastian, kita akan baru konfirmasi, karena masih banyak yang harus kita klopkan informasinya,” ujarnya.
Sebelumnya, kabar penangkapan salah satu pelaku begal penembak Brigadir Arya ramai beredar di media sosial.
Dalam rekaman itu tampak sejumlah aparat bersenjata mengepung sebuah rumah warga yang disebut berada di wilayah Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur.
Suasana di lokasi terlihat tegang. Warga sekitar memadati area penangkapan untuk menyaksikan penggerebekan.
Dalam video juga terdengar beberapa kali suara letusan yang diduga berasal dari tembakan saat proses penyergapan berlangsung.
Diketahui, Brigadir Arya Supena tewas ditembak pelaku curanmor pada Sabtu, 9 Mei 2026 sekitar pukul 05.30 WIB. Peristiwa itu terjadi di Jalan ZA Pagar Alam, tepatnya di depan toko Yussy Akmal, kawasan Kedaton, Bandar Lampung.
Korban memergoki aksi pencurian sepeda motor dan berusaha menggagalkan pelaku.
Namun komplotan pelaku yang diduga membawa senjata api langsung melepaskan tembakan ke arah korban hingga mengenai bagian kepala.
Korban sempat dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Lampung, namun nyawanya tidak tertolong.
Kematian Brigadir Arya memicu perhatian luas masyarakat Lampung dan menjadi sorotan atas maraknya aksi kriminal bersenjata di jalanan.
Polda Lampung sendiri telah membentuk tim gabungan untuk memburu para pelaku yang masih buron.
Sumber : Kupas tuntas