WAY KANAN/OKU TIMUR, Jurnallampung.com – Kelalaian pengguna jalan raya kembali berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan di wilayah perbatasan Way Kanan dan Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. Asap akibat kebakaran lahan di ujung Runway 03 Lanud Gatot Soebroto, yang terletak persis di bahu Jalan Lintas Sumatera, berhasil dipadamkan oleh Tim Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Potensi Kecelakaan (PKPPK) pada Sabtu sore (2/8/2026).
Berdasarkan laporan resmi Lanud Gatot Soebroto, api diduga kuat berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pengendara yang melintas. Menyikapi insiden ini, personel PKPPK tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga langsung memberikan imbauan persuasif kepada para pengguna jalan agar tidak membuang puntung rokok maupun melakukan pembakaran sampah di sekitar area runway sambil menunggu pemasangan banner peringatan permanen.
“Proses pemadaman berjalan lancar dan aman tanpa mengganggu operasional penerbangan. Namun, kejadian ini menjadi pengingat keras bahwa satu puntung rokok bisa berakibat fatal bagi keselamatan aviasi,” ujar Serka M. Yani, Danregu Siaga PKPPK Lanud Gatot Soebroto yang memimpin penanganan di lapangan.
Pasca-pemadaman, Lanud Gatot Soebroto telah menyiagakan satu regu khusus PKPPK yang dipimpin langsung oleh Serka M. Yani (+6281373941195) untuk memantau kondisi area tersebut secara intensif. Langkah preventif ini diambil guna mengantisipasi potensi kebakaran susulan, terutama mengingat lokasi yang sangat dekat dengan jalur pendaratan pesawat dan arus lalu lintas yang padat.
Lanud Gatot Soebroto juga telah melaporkan kronologi kejadian ini kepada sejumlah pejabat strategis, termasuk Danpuspenerbad, Bupati Way Kanan, Bupati OKU Timur, Dandim 0427/WK, Dandim 0403/OKU, Kapolres Way Kanan, serta Kapolres OKU Timur. Koordinasi lintas instansi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan kawasan vital nasional dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya membuang puntung rokok di area rawan.
Masyarakat dan pengguna Jalan Lintas Sumatera dihimbau untuk lebih disiplin dan peduli terhadap keselamatan bersama. Satu tindakan kecil yang bertanggung jawab dapat mencegah bencana besar yang merugikan banyak pihak.
(Red)