BANJIT, Jurnallampung.com – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh masyarakat Kampung Rebang Tinggi dan Bali Sadar Selatan. Warga kedua wilayah ini bergerak bersama melakukan penimbunan jalan menggunakan batu dan material seadanya. Aksi swadaya ini dimulai dari perbatasan Bali Sadar hingga menuju Rebang Baru, dengan harapan jalur tersebut setidaknya dapat dilalui kendaraan untuk sementara waktu.
Inisiatif warga ini lahir dari kepedulian terhadap kondisi infrastruktur yang semakin memprihatinkan. Melalui konfirmasi kepada salah satu warga berinisial (S), masyarakat menyampaikan aspirasi mendesak agar Pemerintah Kabupaten Way Kanan, khususnya dinas terkait, segera turun tangan memperbaiki ruas jalan secara permanen.
“Kami berharap pemerintah dapat segera memperbaiki jalan mulai dari persimpangan Kantor Pos Kecamatan Banjit sampai ke Rebang Baru,” ujar S mewakili keresahan warga.
Khawatir Korban Jiwa, Terutama Anak Sekolah
Warga Rebang Tinggi mengungkapkan kekhawatiran serius jika kondisi jalan dibiarkan tanpa tindakan nyata. Kerusakan jalan dinilai sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.
“Jika tidak diambil tindakan segera, kami khawatir akan banyak korban jatuh, baik dari kalangan pengusaha yang melintas maupun anak-anak sekolah yang setiap hari harus melewati jalur ini,” tambah S.
Kondisi jalan yang berlubang dan berbatu memang terlihat dalam dokumentasi lapangan, di mana warga tampak sibuk menyusun batu-batu besar sebagai upaya darurat. Sinergi antara swadaya masyarakat dan respons cepat pemerintah kini sangat dinantikan demi keselamatan dan kelancaran mobilitas warga di Kecamatan Banjit.
( Ali Sajirun)