BLAMBANGAN UMPU, Jurnallampung.com – Kondisi Taman Pelangi yang berlokasikan strategis di pusat kota Kabupaten Way Kanan, tepatnya di depan Rumah Dinas Bupati, kini nampak memprihatinkan. Fasilitas ruang terbuka hijau yang seharusnya menjadi kebanggaan dan tempat rekreasi warga tersebut terlihat kotor dan tidak terawat.
Berdasarkan pantauan di lapangan, area taman dipenuhi sampah daun kering dan kotoran yang berserakan di lantai beton maupun area tanah. Beberapa meja dan bangku taman tampak kusam dan berdebu, mencerminkan minimnya perawatan rutin. Keadaan ini kontras dengan fungsi taman sebagai paru-paru kota dan tempat interaksi sosial masyarakat.
Warga setempat menyayangkan sikap Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) atau instansi terkait yang dinilai lamban dalam merespons kondisi tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya tindakan signifikan dari petugas untuk melakukan pembersihan atau revitalisasi area taman.
“Taman ini kan ikon kota, lokasinya juga tepat di depan rumah dinas bupati. Sayang sekali kalau dibiarkan kumuh seperti ini, kurang enak dipandang dan tidak nyaman untuk dikunjungi,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat berharap Pemkab Way Kanan, khususnya dinas terkait, dapat segera turun tangan membersihkan dan merawat kembali Taman Pelangi. Langkah nyata diperlukan agar fasilitas publik tersebut kembali layak digunakan dan mendukung estetika kota Blambangan Umpu.
(Red)