WAY KANAN.Jurnallampung.com, – Aliran limbah yang diduga berasal dari Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kampung Bali Sadhar Tengah, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, dikeluhkan warga karena mengalir hingga ke jalan umum dan mengganggu aktivitas.
Pantauan awak media Jurnal Lampung, aliran limbah tersebut terlihat mengalir di saluran terbuka hingga meluber ke badan jalan, sehingga mengganggu pengguna jalan dan menimbulkan bau yang dikeluhkan warga sekitar.
Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya saat dikonfirmasi awak media Jurnal Lampung berinisial A, membenarkan adanya aliran limbah tersebut.
“Aliran limbahnya sampai ke jalan umum, sangat mengganggu lalu lintas dan warga sekitar. Baunya juga mengganggu,” ujar warga tersebut, Selasa (7/10/2026).
Warga menduga limbah tersebut berasal dari aktivitas Dapur MBG yang beroperasi di kampung tersebut. Dugaan diperkuat karena tidak terlihat adanya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memadai di lokasi tersebut.
Atas kondisi itu, masyarakat meminta kepada pengelola Dapur MBG yang berlokasi di Kampung Bali Sadhar Tengah untuk segera memperbaiki saluran pembuangan agar tidak mencemari lingkungan dan mengganggu akses jalan umum.
“Kami minta pengelola dapur dapat memperbaiki salurannya agar tidak mengganggu lingkungan dan jalan umum,” harap warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pengelola Dapur MBG Bali Sadhar Tengah maupun pihak terkait mengenai dugaan pencemaran limbah tersebut. Penyebab pasti aliran limbah dan ada tidaknya IPAL masih perlu diverifikasi melalui pemeriksaan teknis dari dinas terkait.
Warga berharap Dinas Lingkungan Hidup, Pemerintah Kecamatan Banjit, dan Pemerintah Kampung Bali Sadhar Tengah dapat segera melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan penanganan limbah sesuai ketentuan yang berlaku.
(Ali Sajirun)