Way kanan.-Jurnallampung.Com- Proyek Siluman kembali marak.di Way Kanan, kali ini  proyek pembangunan gorong -gorong yang berada di Kampung Adi Jaya, Kecamatan Negara Batin , Kabupaten Way kanan dikerjakan tanpa keterangan sama sekali   (tanpa papan plang  nama proyek red ,) dan terkesan dikerjakan  asal-asalan),

” Dari informasi yang kami terrima  Proyek yang sudah dikerjakan selama Sepekan terakhir  ini adalah proyek milik pemprov lampung, dimana semestinya rekanan yang mengerjakan dapat memberikan efukasi yang bagi masyarakat Way kanan dengan memenuhi kelengkapan pelaksanaan proyek salah satunya adalah pemasakan papan nama apalagi Negara Batin ini adalah daerah kelahiran Bapak Gubernur Lampung tapi mirisnya hal itu tidak lakukan oleh pemborong padahal pemasangan papan informasi, sangat penting bagi masyarakat sebagai Wahana pengawasan pelaksanaan proyek tersebut,” ujar Andre Warga setempat.

Masih menurut Andre bahwa dengan tidak adanya  papan informasi serta keterang lain tentunya proyek tersebut menuai pertanyaan dari beberapa masyarakat yang melintas maupun yang tinggal di sekitar lokasi, Siapakah pemilik proyek tersebut Apakah nyata ataukah tidak apalagi pada pekerja di lapangan ketika ditanya juga sama sekali tidak mau memberitahu Apakah pemilik pekerjaan itu nyata atau siluman yang tentunya tidak tampak oleh mata

Baca Juga  Curat di Way Kanan, Polsek Blambangan Umpu Ringkus 1 Pelaku dan 2 ABH Bobol Toko Pecah Belah

” Seharusnya Sesuai amanah yang telah tertuang dalam Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai oleh negara wajib memasang papan nama proyek,Baik memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.” Imbuh Andre.

Dalam.pada itu  Program pemerintah yang menggunakan uang rakyat disinyalir jadi ajang bancakan, UU KIP (keterbukaan informasi publik ) seolah tidak berlaku, karena tidak adanya papan informasi proyek yang saharusnya di pasang di sekitar kegiatan proyek tersebut.

“dari awal saya tidak melihat adanya papan plang tentang adanya proyek disini.jadi kita masyarakat pada umumnya bingung apakah ini proyek dari kabupaten Waykanan atau dari Provinsi Mas,.seharusnya kan sebelum dimulai pengerjaan sudah terpasang, tapi ini kok sampai saat ini belum terpasang bahkan sampai mendekati selesai, mungkin.ini.yang namanya proyek Siluman ya,” Ujar Narasumber Jurnal Lampung yang enggan namanya ditulis tersebut.

Baca Juga  Komisi Informasi Gorontalo Gandeng PJS Pohuwato Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik

Sumber tadi  juga mempertanyakan kebenaran tentang informasi bahwa kebanyakan proyek pembangunan di Way Kanan dikelola oleh anggota dewan atau milik anggota DPRD Way Kanan mulai jalan Jembatan dan lain sebagainya karena Semestinya sesuai dengan regulasi yang ada anggota DPR tidak boleh bermain proyek sama dengan wartawan.

” info terbaru yang saya dapat ada pengerjaan jalan dan jembatan yang katanya milik anggota dewan daerah pemilihan sini apa itu benar Mas masa iya ya sudah jadi anggota dewan masih mau main proyek Coba kasihkan dengan warga biasa atau memang rekanan yang sudah menjadi kerjaannya memborong,” ujar Sumber tadi.

Sayangnya kepala dinas pekerjaan umum Kabupaten Way Kanan Edwin Bavur, dikonfirmasi terkait pertanyaan Warga Negara Batin tersebut tidak menjawab nomor hp-nya pun tidak aktif, akan tetapi memang informasi tentang banyaknya proyek pembangunan milik anggota dewan ataupun keluarganya berhembus kencang di Way Kanan demikian pula tentang adanya kelompok-kelompok tertentu yang dekat dengan kekuasaan baik itu PNS ataupun organisasi tertentu itulah yang memiliki proyek di Way Kanan..(Ferdy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *